Mengubah Fahrenheit dalam Celsius Kelvin Rheamur


Skala suhu fahrenheit merupakan salah satu skala suhu yang hingga kini masih digunakan selain skala celsius dan juga kelvin. Nama skala fahrenheit diambil dari nama seorang ilmuwan Jerman yakni Gabriel Fahrenheit (1686-1736) sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya. Skala fahrenheit ini pertama kali dikemukakan pada tahun 1724.
Dalam skala fahrenheit, titik beku air adalah pada nilai 32 derajat sedangkan titik didih air adalah pada nilai 212 derajat. Terdapat selisih sebesar 180 derajat antara kedua titik tersebut. Skala suhu fahrenheit dan celsius memiliki kesamaan, yakni kondisi saat menunjuk nilai negatif 40 derajat fahrenheit juga sama dengan negatif 40 derajat celsius. Saat ini skala suhu fahrenheit banyak digunakan di Amerika Serikat.
Apabila ingin mengubah dari satu nilai fahrenheit menjadi skala nilai sauhu celsius dapat dilakukan dengan cara mengurangi nilai skala fahrenheit dengan 32, kemudian membaginya dengan 1,8.
Untuk mengubah nilai skala suhu fahrenheit menjadi skala kelvin biasanya dilakukan dengan mengubahnya terlebih dahulu menjai skala celsius untuk memudahkan perhitungannya. Meski begitu untuk mengubahnya langsung juga bukan hal yang terlalu rumit. Skala susu fahrenheit ditambah dengan 459,67 setelah itu dibagi 1,4 dan selesai konversi skala suhu kelvin.
Sedangkan untuk mengubah secara langsung dari skala suhu fahrenheit menjadi skala rheamur yakni dengan cara mengurangi nilai skala fahrenheit dengan 32 dan setelah itu membaginya dengan 2,25.
Berikut ini persamaannya:

C = (F - 32) / 1,8
K = (F + 459,67) / 1,4
R = (F -32) / 2,25

Keterangan:
F = skala nilai fahrenheit.
C = skala nilai celsius.
K = skala nilai kelvin.
R = skala nilai rheamur.