Gelombang Otak Alpha


Alpha adalah huruf Yunani pertama dan digunakan sebagai nama yang merepresentasikan gelombang otak tersebut. Alpha adalah gelombang otak yang pertama kali ditemukan oleh Hans Berger dengan menggunakan electroencephalography. Alpha disebut juga gelombang Berger, sesuai dengan nama penemunya. Alpha merepresentasikan keadaan otak yang santai dan bekerja pada frekuensi 8 Hz hingga 12 Hz, yakni frekuensi pengendali dan penghubung dalam melakukan kegiatan otak yang berpusat di sel-sel thalamic.
Dengan melakukan ibadah berdoa atau bermeditasi dapat meningkatkan aktifnya Alpha. Biasanya pada anak-anak, Alpha lebih sering aktif dibandingkan pada orang dewasa. Hal tersebut dikarenakan anak-anak masih polos dan belum terlalu terbebani masalah seperti orang dewasa. Dengan keadaan Alpha yang lebih sering aktif pada anak-anak menyebabkan anak-anak lebih cepat belajar hal-hal baru.
Berikut ini beberapa keuntungan dari gelombang otak Alpha.
  • Memicu keadaan santai untuk tubuh dan pikiran.
  • Memicu perkembangan kreatifitas seseorang.
  • Menanganani pemecahan masalah secara lebih baik dan berpikiran positif.
  • Memusatkan emosi dan menenangkan diri.
  • Mengurangi ketegangan, stres, dan gugup.
  • Memicu produksi hormon serotonin dan endorphin, sehingga membuat perasaan nyaman dan damai.
  • Mempercepat penyerapan informasi dan pengetahuan baru.
Para ahli psychology menggunakan Alpha untuk melakukan terapi seperti menenangkan anak yang terlalu aktif (hyperactive) dan mengatasi phobia pada seseorang.