Operating System Berbasis Linux untuk Raspberry Pi


Raspberry Pi adalah sebuah single board computer (SBC) dengan ukuran yang cukup kecil, dikembangkan oleh yayasan Raspberry Pi yang berpusat di Inggris. Raspberry Pi menggunakan system on a chip (SoC) dari Broadcom BCM2835, yang di dalamnya sudah terdapat processor ARM1176JZF-S 700 MHz, GPU VideoCore IV, dan tersedia dua pilihan RAM 256 MB atau 512 MB. Raspberry Pi tidak dilengkapi dengan media penyimpanan internal, namun menggunakan SD Card untuk proses booting dan penyimpanan data jangka panjang.

<img src="raspberry_pi.png" alt="raspberry_pi">


Pada artikel awal Raspberry Pi ini bertujuan untuk berbagi informasi mengenai operating system apa aja yang biasa digunakan untuk Raspberry Pi. Pada dasarnya operating system yang digunakan oleh Raspberry Pi berbasis open source Linux.

<img src="linux_os_raspberry_pi.png" alt="linux_os_raspberry_pi">


Raspbian

<img src="raspbian.png" alt="raspbian">


Raspbian merupakan operating system yang paling banyak digunakan dan sangat direkomendasikan untuk pemula. Operating system ini sangat mudah dipahami dan tampilannya juga cukup bagus.

Pidora
Pidora adalah distribusi Linux yang dirancang untuk Raspberry Pi. Pidora menawarkan alternatif yang menarik dan lebih modern dari Raspbian yang berbasis Debian Linux. Fedora remix dioptimalkan untuk Raspberry Pi, hal tersebut didasarkan pada membangun brand baru dari Fedora untuk arsitektur ARMv6 dengan kecepatan yang lebih besar.

Arch Linux
Arch Linux, atau biasa cukup disebut Arch, adalah sebuah operating system yang dirancang untuk menjadi ringan dan sederhana. Pendekatan rancangan pengembang distro ini berfokus pada kesederhanaan, keanggunan, kinerja program, dan minimalism. Kesederhanaan dari sudut pandang pengembangnya bukan sudut pandang pengguna.

Beberapa contoh operating system untuk Raspberry Pi lainnya seperti Ubuntu Mate, Snappy Ubuntu Core, OSMC (Open Source Media Center), OPENELEC (Open Embedded Linux Entertainment Center), Pinet.